Kulon Progo Perkuat Layanan Informasi Pemerintah yang Adaptif dan Responsif
Pemkab Kulon Progo memperkuat koordinasi kehumasan 46 OPD untuk mewujudkan layanan informasi publik yang transparan, adaptif, responsif, dan mudah diakses masya
Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—SD Negeri Karangjati menggelar Karangjati Got Talent 2026 pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi 166 siswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas sekaligus membangun kepercayaan diri. Melalui program tersebut, sekolah berupaya memberikan kesempatan yang setara bagi setiap siswa untuk mengembangkan potensi mereka.
Karangjati Got Talent merupakan program sekolah yang dirancang untuk memfasilitasi pengembangan minat, bakat, dan kepercayaan diri peserta didik. Kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mengedepankan apresiasi terhadap keberagaman kemampuan siswa.
Setiap siswa mendapat kesempatan untuk tampil di atas panggung dan menunjukkan kemampuannya di hadapan warga sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk melatih keberanian sekaligus memperoleh apresiasi atas bakat yang dimiliki.
Penyelenggaraan tahun ini turut dihadiri Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul, Jumakir. Dia memberikan apresiasi kepada jajaran guru dan karyawan SD Negeri Karangjati atas komitmen mereka dalam memfasilitasi beragam bakat peserta didik.
.jpg)
Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Pengembangan kreativitas, keberanian, dan karakter positif juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan anak.
“Kegiatan seperti Karangjati Got Talent ini penting untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan kreativitasnya. Setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda sehingga perlu mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Pendidikan tidak hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kreativitas, dan karakter anak,” kata Jumakir.
Dukungan terhadap kegiatan ini turut disampaikan pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Martono. Kehadirannya diharapkan dapat menambah motivasi bagi warga sekolah untuk terus mengembangkan inovasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi setiap siswa.
Selain menampilkan bakat siswa, Karangjati Got Talent 2026 melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari paguyuban wali murid. Partisipasi tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung kegiatan pendidikan.
Kehadiran UMKM turut memeriahkan acara sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah. Keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif bagi anak.
Melalui Karangjati Got Talent, SD Negeri Karangjati ingin menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari angka dan nilai akademik. Keberanian untuk tampil, kepercayaan diri dalam menunjukkan kemampuan, serta kesempatan memperoleh pengakuan atas bakat merupakan bagian penting dari perkembangan peserta didik.
Dengan melibatkan 166 siswa dalam penyelenggaraan tahun ini, SD Negeri Karangjati berharap dapat terus membangun budaya sekolah yang inklusif, kreatif, dan menghargai keberagaman potensi anak. Program ini diharapkan menjadi ruang inspiratif untuk menumbuhkan generasi yang percaya diri, berkarakter, dan berani mengembangkan kemampuan mereka.
Karangjati Got Talent bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan ruang bagi setiap anak untuk merasa dihargai dan memperoleh kesempatan menunjukkan potensi terbaiknya.(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulon Progo memperkuat koordinasi kehumasan 46 OPD untuk mewujudkan layanan informasi publik yang transparan, adaptif, responsif, dan mudah diakses masya
BPBD Gunungkidul mengajak komunitas keagamaan terlibat dalam mitigasi bencana, mulai dari kesiapsiagaan hingga pemulihan pascabencana.
The Longest Wait merangkum dua tahun perjalanan Timnas Indonesia melalui ratusan jam rekaman yang disunting menjadi film berdurasi 90–100 menit.
Ellenka Barista Festival 2026 digelar di Jakarta pada 29 Oktober–1 November, diikuti 28 barista untuk mendorong inovasi industri kopi.
Sebanyak 64 orang dilaporkan hilang setelah tabrakan kereta di Spanyol. Kecelakaan tersebut menewaskan sedikitnya 68 orang.
Kadin berharap ketegangan RI-Singapura mereda usai pertemuan Prabowo dan Vivian Balakrishnan demi menjaga iklim investasi Indonesia.