Advertisement

Disiplin Jadi Kunci untuk Mengatasi Persoalan Sampah di Masyarakat

Media Digital
Selasa, 28 April 2026 - 05:47 WIB
Sunartono
Disiplin Jadi Kunci untuk Mengatasi Persoalan Sampah di Masyarakat Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik (berdiri) saat menjadi narasumber bedah buku berjudulKelola Sampah Jadi Berkah di Balai Perdukuhan Sambirejo, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Senin (27/4). - Harian Jogja/David Kurniawan.

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengajak masyarakat untuk berdisiplin dalam pengelolaan agar sampah tidak menjadi sumber masalah. Hal ini disampaikan saat menjadi pembicara bedah buku berjudul Kelola Sampah Jadi Berkah di Perdukuhan Sambirejo, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Senin (27/4).

“Kuncinya adalah disiplin. Karena penanganan sampah tidak hanya sehari, seminggu, sebulan atau dua bulan, tapi selamanya karena produksinya harian,” kata Gus Im, sapaan akrabnya, Senin siang.

Advertisement

Menurut dia, berdisiplin dan tertib dengan cara memilah dan memilih sejak dari rumah sebagai upaya menekan sampah menjadi sumber masalah. Di sisi lain, program ini juga bisa menjadi peluang usaha guna mendapatkan tambahan penghasilan lewat pengelolaan sampah masyarakat. “Untuk bisa menghasilkan harus bikin komunitas lewat bank sampah sebagai tempat mengumpulkan sampah-sampah yang telah dikelola dari rumah,” katanya.

Gus Im menuturkan, keberadaan bank sampah tidak hanya menjadi wadah untuk mengatasi persoalan sampah, namun dari hasil kegiatan ini juga dapat memperoleh pendapatan yang penuh berkah. “Ada nilai dari aktivitas di bank sampah, makanya juga harus digalakkan keberadaannya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, bedah buku digelar sebagai upaya meningkatkan minat baca di masyarakat. Berdasarkan survei terbaru, tingkat kegemaran membaca di DIY lebih tinggi dari rerata nasional. Hanya saja, tingkat kegemaran masih butuh digalakkan karena dari 1.000 penduduk, yang membaca buku baru 45 orang. “Maka, diselenggarakan bedah buku. Selain untuk menambah wawasan dan pengetahuan, juga sebagai upaya meningkatkan minat baca di masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Hari Setyawan. Ia menyebutkan bahwa program bedah buku terselenggara melalui kerja sama dengan DPRD DIY.

“Program ini merupakan bagian dari upaya literasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat,” ujarnya.

Hari menambahkan, membaca buku dapat memperluas wawasan dan pengetahuan. Namun, ia menekankan pentingnya memilih bacaan secara selektif.

“Pilih bacaan secara selektif karena membaca merupakan investasi waktu. Utamakan buku yang memiliki nilai guna bagi kehidupan, mampu menunjang atau mengungkit bidang yang ditekuni, serta memuat substansi yang tidak mudah disederhanakan atau digantikan oleh ringkasan, video, maupun kecerdasan buatan. Dengan begitu, waktu yang digunakan untuk membaca benar-benar memberikan manfaat,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta bedah buku, Sarjono, mengaku senang dengan kegiatan yang diselenggarakan di Balai Perdukuhan Sambirejo, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong tersebut. Ia menilai kegiatan ini bermanfaat karena peserta juga memperoleh buku untuk dipelajari lebih lanjut.

“Temanya tentang pengolahan sampah. Harapannya, masyarakat semakin sadar untuk mengelola sampah agar tidak menjadi sumber masalah, tetapi justru memberikan manfaat,” ujarnya. (ADV)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Layanan SIM Keliling Hari Ini Selasa 28 April 2026

Jadwal Layanan SIM Keliling Hari Ini Selasa 28 April 2026

Jogja
| Selasa, 28 April 2026, 06:57 WIB

Advertisement

Jangan Salah Pilih! Ini Syarat Hewan Kurban yang Sah

Jangan Salah Pilih! Ini Syarat Hewan Kurban yang Sah

Lifestyle
| Senin, 27 April 2026, 12:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement