BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto (tengah) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Rajwan Taufiq (kanan) dalam Podcast di Harian Jogja, Kamis (7/5/2026)/ Harian Jogja
JOGJA-Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, meminta seluruh lurah di Kota Jogja memanfaatkan bantuan Dana Keistimewaan (Danais) untuk penanganan sampah secara maksimal. Setiap kelurahan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp65 juta untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Eko mengatakan sejumlah program pembangunan sempat terhambat akibat kebijakan efisiensi anggaran. Namun, dengan adanya alokasi Danais, menurutnya tidak ada lagi alasan untuk menunda program penanganan sampah.
Total Dana Keistimewaan DIY tahun 2026 mencapai Rp312.249.291.750. Anggaran tersebut disalurkan kepada pemerintah kabupaten/kota serta kalurahan dan kelurahan di seluruh DIY.
“Kebijakan alokasi ini diarahkan untuk memperkuat pembangunan berbasis wilayah sekaligus menjawab persoalan mendesak di masyarakat,” kata Eko dalam siniar Jagong Aspirasi di Harian Jogja, Kamis (7/5).
Menurutnya, skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Danais diharapkan mampu memperkuat layanan publik di tingkat daerah, terutama untuk penanganan stunting dan pengelolaan sampah di Kota Jogja, selain urusan kebudayaan dan pertanahan.
Dari total BKK Danais tersebut, Kota Jogja memperoleh alokasi sekitar Rp41,3 miliar. Khusus untuk penanganan sampah, setiap kelurahan mendapatkan anggaran Rp65 juta.
Eko menilai persoalan sampah di Kota Jogja harus segera ditangani secara serius mengingat Kota Jogja merupakan wajah DIY. Selain menjadi pusat pemerintahan DIY, Kota Jogja juga memiliki banyak bangunan cagar budaya dan menjadi tujuan wisata. “Tahun 2026, alokasi untuk penanganan sampah kami perjuangkan sebesar Rp65 juta per kelurahan untuk masyarakat. Ini harus dimanfaatkan dengan baik melalui semangat gotong royong,” ujarnya.
Dia mencontohkan, sejumlah wilayah yang dinilai berhasil dalam pengelolaan sampah, seperti Giwangan, Mantrijeron, dan Karangkajen. Di wilayah tersebut, warga terlibat aktif dalam pengelolaan sampah organik maupun anorganik, bahkan dipadukan dengan kegiatan peternakan.
Politikus PDI Perjuangan itu juga berharap pengelolaan sampah berbasis Danais dapat dilombakan antarkelurahan guna memacu inovasi dan partisipasi masyarakat.“Rp65 juta bisa membangkitkan gotong royong dan melahirkan role model pengelolaan sampah. Harapannya, program yang bagus bisa dilombakan. Kelurahan terbaik mendapat insentif dan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” katanya.
Ubah Perilaku
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Rajwan Taufiq, menyebut penanganan sampah di Kota Jogja kini mengalami kemajuan karena tidak lagi hanya berfokus pada pengelolaan di hilir, tetapi juga dari sumbernya di tingkat rumah tangga. “Misalnya program Mas Jos [Gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah] merupakan bentuk rekonstruksi sosial. Dulu penanganan hanya di hilir, sekarang merambah ke hulu dengan mengubah perilaku masyarakat agar mampu menangani sampah dari sumbernya,” ujar Rajwan.
Danais sebesar Rp65 juta, kata dia, perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelurahan melalui proposal yang diajukan. Sebab, persoalan sampah di setiap wilayah berbeda-beda. “Ada yang membutuhkan alat, ada yang perlu pembuatan biopori untuk sampah organik, ada juga yang membutuhkan dukungan operasional bank sampah, dan ada juga untuk edukasi dan pelatihan,” ujarnya.
Menurut Rajwan, pengelolaan sampah harus selalu disertai solusi yang konkret di tengah masyarakat. “Kalau masyarakat diminta mengurangi sampah, maka harus disiapkan solusinya. Di Kota Jogja saat ini sudah ada berbagai solusi penanganan sampah di tingkat kelurahan maupun RW.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.