Tujuh Anak Binaan LPKA Yogyakarta Terima Pengurangan Masa Pidana
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal PemasyarakatanDIY Muhammad Ali Syeh Banna, menyerahkan secara simbolis SK Pengurangan Masa Pidana
Istimewa
Wahyu Wido Sari, M.Biotech., Ph.D., dosen PGSD Universitas Sanata Dharma, mendapat kehormatan sebagai Head of Judge dalam ajang International Creativity Innovation Award (ICIA) 2026 yang diinisiasi oleh Krya.Global dan diselenggarakan di Phnom Penh, Cambodia, pada 24–26 April 2026.
Keterlibatan ini menjadi bagian penting dari kontribusi akademisi Indonesia dalam forum inovasi dan kreativitas internasional yang mempertemukan berbagai gagasan, riset, dan praktik pendidikan dari berbagai negara.
Usai rangkaian kompetisi dan penjurian, kegiatan dilanjutkan melalui Mission Trip sebagai bentuk pengabdian dan kolaborasi pendidikan internasional. Dalam program tersebut, Wahyu hadir di dua institusi pendidikan berbeda di Cambodia dengan semangat yang sama: menghadirkan sains yang dekat dengan kehidupan.
Kegiatan pertama berlangsung di Institute of Integrated Tahfiz Cambodia, Kampong Cham, sebuah sekolah berbasis pesantren yang melibatkan para guru Muslim. Dalam sesi bertajuk “Biotechnology for Teachers”, para pendidik diajak melihat bagaimana bioteknologi dapat dikenalkan secara sederhana, kontekstual, dan berbasis etnopedagogi dalam pembelajaran sains.
Melalui pendekatan tersebut, sains tidak hanya dipahami sebagai teori dan praktik laboratorium, tetapi juga sebagai pengetahuan yang tumbuh dari budaya, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari. Para guru diajak mendesain pembelajaran yang kreatif, relevan, dan berdampak bagi masa depan pendidikan.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Achievers International School, Siem Reap, Cambodia. Dalam kegiatan bersama para siswa, Wahyu mengajak peserta mengeksplorasi dunia bioteknologi melalui aktivitas hands-on sederhana menggunakan daun sebagai media pembelajaran.
Lewat aktivitas kecil yang dekat dengan keseharian, para siswa belajar bahwa sains dapat ditemukan di sekitar mereka. Rasa ingin tahu tumbuh menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, sekaligus membuka cara pandang baru bahwa pembelajaran sains tidak selalu harus dimulai dari alat-alat canggih di laboratorium.
Pendekatan berbasis etnopedagogi yang dibawakan juga menunjukkan bahwa budaya lokal dan pengalaman hidup sehari-hari dapat menjadi pintu masuk penting dalam membangun kreativitas, nalar ilmiah, dan keberanian bereksperimen pada generasi muda.
Langkah sederhana ini menjadi bagian dari semangat Universitas Sanata Dharma untuk terus menghadirkan pendidikan yang humanis, kontekstual, dan berdampak lintas batas negara. Di tengah perubahan dunia yang begitu cepat, pendidikan tidak hanya berbicara tentang teknologi dan inovasi, tetapi juga tentang bagaimana ilmu pengetahuan tetap dekat dengan manusia dan kehidupan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal PemasyarakatanDIY Muhammad Ali Syeh Banna, menyerahkan secara simbolis SK Pengurangan Masa Pidana
Kejagung menerbitkan sprindik baru kasus dugaan TPPU dan menjadwalkan pemanggilan ulang Febrie Adriansyah serta NH pada 24 Juli 2026.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.
Presiden Prabowo melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia. Lembaga baru ini disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,7 persen menjadi Rp10.432,8 triliun pada Juni 2026, didorong penyaluran kredit.