Tak Lagi Manual, Permintaan Darah di RSUD Jogja Kini Serba Digital
Permintaan darah untuk pasien di RSUD Kota Jogja kini tak lagi mengandalkan proses manual. Rumah sakit tersebut menerapkan Sistem Informasi Digital Order Bank
Foto ilustrasi berkendara dengan motor Honda saat hujan. - ist
Harianjogja.com, JOGJA—Astra Motor Yogyakarta membagikan tips berkendara saat hujan melalui kampanye #Cari_Aman untuk membantu pengendara sepeda motor tetap aman di tengah cuaca ekstrem musim penghujan. Edukasi ini disampaikan seiring meningkatnya risiko kecelakaan akibat jalan licin, jarak pandang terbatas, dan kondisi angin kencang.
Memasuki musim penghujan, kondisi cuaca yang sulit diprediksi membuat pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas. Persiapan yang matang menjadi kunci agar mobilitas tetap berjalan aman meski harus berkendara di tengah hujan deras.
Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas bersama tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta membagikan Tips Ala Honda Istimewa terkait keselamatan berkendara saat hujan melalui kampanye #Cari_Aman. Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan pengendara:
1. Gunakan perlengkapan berkendara yang aman dan lengkap
Pengendara disarankan memakai jas hujan model baju dan celana dengan warna cerah agar lebih mudah terlihat pengguna jalan lain. Selain itu, gunakan pelindung sepatu sehingga pengendara tetap memakai sepatu saat berkendara dalam kondisi hujan. Menggunakan sandal atau tanpa alas kaki dinilai berbahaya dan tidak dianjurkan. Untuk visor helm, sebaiknya memilih kaca bening karena dapat membantu pandangan lebih jelas dibanding visor berwarna gelap saat hujan lebat.
2. Hindari berhenti atau melewati area pepohonan
Hujan deras yang disertai angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Pengendara yang ingin berteduh sebaiknya tidak memilih lokasi di bawah pohon atau kawasan dengan banyak pepohonan. Bagi yang tetap melanjutkan perjalanan, disarankan memilih rute dengan risiko pepohonan di tepi jalan yang lebih minim.
3. Atur kecepatan saat berkendara
Ketika hujan deras atau badai, pengendara dianjurkan menggunakan kecepatan rendah. Kondisi jalan yang licin serta terpaan angin kencang dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan sehingga risiko kecelakaan meningkat jika melaju terlalu cepat.
4. Perhatikan jarak dengan kendaraan lain
Dalam kondisi cuaca normal dengan kecepatan sekitar 30 km/jam, jarak aman minimal berkendara sekitar 15 meter. Namun saat hujan deras, pengendara sebaiknya menambah jarak aman hingga sekitar 17 meter untuk mengantisipasi potensi bahaya mendadak di jalan.
“Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, Pengendara pastikan selalu #Cari_Aman agar selamat sampai tujuan, bahkan saat berkendara dalam kondisi hujan lebat sekalipun.” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.
Kampanye tips berkendara saat hujan melalui program #Cari_Aman yang terus digencarkan Astra Motor Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor di wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas yang kerap menghadapi kondisi jalan licin selama musim penghujan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permintaan darah untuk pasien di RSUD Kota Jogja kini tak lagi mengandalkan proses manual. Rumah sakit tersebut menerapkan Sistem Informasi Digital Order Bank
KPDI ke-17 di UMY mendorong transformasi perpustakaan menghadapi era AI melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan literasi informasi.
Empat SPPG MBG di Sleman berstatus suspend per 3 Agustus 2026. Tiga menjalani renovasi, satu terkendala administrasi.
Residivis pencurian kembali ditangkap usai mencuri tas pengunjung swalayan di Jogja. Polisi mengungkap kerugian korban mencapai Rp4,8 juta.
Pengamat menilai target swasembada gula tidak cukup dicapai dengan mewajibkan industri rafinasi memiliki kebun tebu. Reformasi industri dinilai lebih penting.
Permintaan darah untuk pasien di RSUD Kota Jogja kini tak lagi mengandalkan proses manual. Rumah sakit tersebut menerapkan Sistem Informasi Digital Order Bank