Teknik Prompting Jadi Kunci UMKM Naik Kelas dengan AI

Media Digital
Media Digital Kamis, 09 Juli 2026 06:07 WIB
Teknik Prompting Jadi Kunci UMKM  Naik Kelas dengan AI

(Kiri ke kanan) Pustakawan Ahli Utama DPAD DIY Budiyono, Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi'i, Pembedah Buku, Muhammad Saidin, dan Penulis Buku, Widi Astuti dalam Bedah Buku berjudul "Usaha kecil naik kelas dengan AI" di Pendopo Migunani, Sidikan, Pandeyan, Umbulharjo, Kota Jogja, Rabu (8/7/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.

JOGJA - Penguasaan teknik prompting dinilai menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara optimal. Dengan memberikan instruksi yang tepat, AI bisa membantu penyusunan materi promosi, analisis usaha, hingga pembuatan presentasi secara lebih efektif. Melalui pemanfaatan AI, diharapkan UMKM di Kota Jogja bisa naik kelas.

Hal ini mengemuka dalam agenda Bedah Buku berjudul Usaha Kecil Naik Kelas dengan AI yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY di Pendopo Migunani, Sidikan, Kalurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Rabu (8/7/2026).

Penulis buku, Widi Astuti, mengaku tercetus menulis buku ini setelah mendapatkan pelatihan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bersama teman-teman dari Asosiasi AI Indonesia. Tujuannya agar masyarakat bisa belajar dengan lebih mudah melalui buku tanpa harus menghabiskan banyak kuota internet.

Menggunakan kata-kata perintah kepada AI atau prompting, menurutnya pelaku UMKM bisa membuat poster dan berbagai materi lainnya dengan lebih mudah. Ia menjelaskan bahwa AI bisa menjadi asisten pribadi yang sangat cerdas bagi siapa saja.

"AI bisa menulis, bisa menggambar, dan bisa membantu berpikir. AI bekerja untuk Anda, bukan menggantikan Anda," ujarnya.

Widi menjelaskan AI hanya akan secerdas perintah yang diberikan. Karena itu, semakin seseorang menguasai suatu ilmu, semakin paham pula detail perintah yang harus diberikan kepada AI.

"Hal ini disebut dengan teknik prompting, yaitu bagaimana cara membuat perintah agar AI bisa menghasilkan output yang benar. Karena kalau tidak, kadang gambarnya, tulisannya tidak sesuai," katanya.

Pembedah buku, Muhammad Saidin, mengatakan buku ini diulas dengan sangat baik oleh penulis. Harapannya, dengan menerapkan isi buku tersebut, produktivitas UMKM bisa meningkat dan bisnisnya bertumbuh di era digital. Menurutnya, topik ini sangat penting untuk membuka pola pikir masyarakat dan sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan AI.

"Harapannya UMKM bisa mengatasi tantangan sumber daya manusia [SDM]. Bikin desain promosi kalau pakai desainer grafis mungkin butuh sehari dua hari, kalau pakai AI tinggal foto produk, upload ke Gemini atau ChatGPT, lalu bisa prompting," ujarnya.

Pustakawan Ahli Utama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Budiyono, mengaku sudah membuktikan manfaat AI. Misalnya, untuk membuat presentasi PowerPoint dapat memanfaatkan AI dan rampung hanya dalam beberapa menit.

Menurutnya, pelaku UMKM juga bisa memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan usaha. Ia menyampaikan DPAD DIY bekerja sama dengan DPRD DIY serius meningkatkan kecerdasan masyarakat, salah satunya melalui agenda bedah buku ini.

"Hebatnya AI itu seperti itu. Dan ini untuk membantu usaha Ibu dan Bapak sekalian dalam berusaha UMKM," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Muhammad Syafi'i, mengatakan kegiatan bedah buku memberikan dorongan kepada masyarakat untuk gemar membaca. Melalui kegiatan tersebut, peserta juga diharapkan dapat berdialog langsung dengan penulis.

"Bisa langsung praktik untuk menunjukkan bahwa dari aktivitas membaca ada sebuah aktivitas yang bisa kita wujudkan dalam bentuk karya," ujarnya.

Dia mengatakan, sebagaimana dinas lain yang mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, DPAD DIY juga memiliki peran dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya melalui buku dengan tema yang spesifik terkait UMKM.

"Kami berharap aktivitas ini tidak berhenti di aktivitas membaca, tapi bisa sampai punya dampak kepada peningkatan ekonomi," tuturnya. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online