Pegadaian dan Kadin Jalin Kolaborasi Strategis Perluas Ekosistem Emas

Media Digital
Media Digital Jum'at, 14 Agustus 2026 13:42 WIB
Pegadaian dan Kadin Jalin Kolaborasi Strategis Perluas Ekosistem Emas

Kerja sama yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, dan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, tersebut menjadi komitmen kedua pihak untuk memperluas akses bagi pelaku usaha, mulai dari skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi, serta masyarakat luas terhadap produk dan layanan keuangan berbasis emas./ Ist

JAKARTA– PT Pegadaian (Persero) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Pemberdayaan Ekonomi Terintegrasi bertajuk “Kolaborasi Strategis Kadin dan Pegadaian untuk MengEMASkan Indonesia”. Penandatanganan berlangsung di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Kerja sama yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, dan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, tersebut menjadi komitmen kedua pihak untuk memperluas akses bagi pelaku usaha, mulai dari skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi, serta masyarakat luas terhadap produk dan layanan keuangan berbasis emas.

Produk dan layanan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai instrumen simpanan, investasi, maupun alternatif pendanaan usaha yang stabil.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah petinggi Kadin Indonesia, di antaranya Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang OKP Erwin Aksa, WKUK Bidang Hukum dan HAM M. Azis Syamsuddin, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, WKU Bidang Pemberdayaan Daerah yang juga Komisaris Independen PT Pegadaian (Persero) Kukrit Suryo Wicaksono, WKU Wilayah Jawa 1 Agung Suryamal Sutisna, serta WKU Wilayah Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara Amirullah Abas.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara dua lembaga yang sama-sama memiliki jangkauan luas di seluruh Indonesia.

"Kadin ada di seluruh Indonesia, Pegadaian pun hadir di seluruh Indonesia. Sinergi ini sangat pas untuk memperluas pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian di lingkungan dunia usaha. Melalui aplikasi Tring by Pegadaian, seluruh masyarakat dan anggota Kadin dapat mengelola urusan emas secara mudah, cepat, dan praktis dari mana saja," ungkap Damar.

Damar menambahkan bahwa Pegadaian terus memperkuat ekosistem emas dari hulu ke hilir. Selain transformasi digital melalui aplikasi Tring yang ramah bagi seluruh kelompok usia, Pegadaian juga terus memperluas jaringan fisik layanan transaksi emas, salah satunya melalui penyediaan 20 unit ATM Emas yang saat ini telah beroperasi di lokasi strategis di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan apresiasi atas kepemimpinan Pegadaian dalam membangun ekosistem emas nasional. Menurut Anin, kolaborasi tersebut membuka peluang besar bagi dunia usaha untuk memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai yang relatif tahan terhadap inflasi dan fluktuasi mata uang.

"Ini adalah kerja sama strategis, paling tidak dari sisi saving atau simpanan untuk perusahaan maupun individu, sekaligus cara yang baik untuk pendanaan ke depannya. Kebutuhan kita sebagai negara sangat besar, dan salah satu kunci keberhasilan Indonesia untuk keluar dari middle income trap adalah dengan menabung. Tabungan yang paling bagus adalah menabung emas," ujar Anin.

Anin juga sempat mencoba langsung fasilitas ATM Emas Pegadaian yang tersedia di area Pegadaian Tower. Ia mengapresiasi kemudahan pencairan fisik emas dari saldo digital yang dimiliki nasabah.

"Saya tadi mencoba sendiri di ATM Emas. Benar-benar kalau punya tabungan, kita bisa menarik fisik emasnya sendiri secara langsung. Ini memberikan kenyamanan dan kepastian bagi masyarakat. Kami di Kadin sangat mendukung semangat 'Mencapai Indonesia Emas dengan Emas' ini," lanjut Anin.

Melalui Nota Kesepahaman tersebut, PT Pegadaian (Persero) dan Kadin Indonesia menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama yang komprehensif, di antaranya:

  • Pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan kapabilitas agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu naik kelas.
  • Penyediaan produk dan layanan keuangan melalui penyaluran produk pembiayaan, investasi, dan tabungan emas Pegadaian bagi karyawan, perusahaan anggota, hingga ekosistem supplier di bawah naungan Kadin Indonesia.
  • Peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pelaksanaan program pelatihan, pendampingan bisnis, serta peningkatan literasi keuangan berbasis emas bagi anggota Kadin dan masyarakat binaan.
  • Sinergi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan keberlanjutan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kemitraan tersebut, PT Pegadaian (Persero) dan Kadin Indonesia optimistis dapat memperkokoh ketahanan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, serta membawa dunia usaha Indonesia semakin berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online