Pemkot Solo Promosikan Wisata ke Gunungkidul untuk Dongkrak Kunjungan
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) sukses menyelenggarakan Lomba Mewarnai & Gebyar UMKM dalam rangka memperingati HUT Bank Kulonprogo ke-44 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Kulonprogo ke-74./ Ist
KULONPROGO – PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) sukses menyelenggarakan Lomba Mewarnai & Gebyar UMKM dalam rangka memperingati HUT Bank Kulonprogo ke-44 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Kulonprogo ke-74. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor pusat Bank Kulon Progo dengan penuh semarak, diikuti ratusan peserta anak-anak dan didukung oleh puluhan pelaku UMKM lokal.
Total ada 240 peserta ikut serta dalam lomba, terdiri dari Kategori PAUD & TK: 43 peserta; Kategori SD Kelas 1–3: 125 peserta; Kategori SD Kelas 4–6: 72 peserta
Setiap peserta mendapatkan voucher belanja senilai Rp10.000 untuk digunakan di stand UMKM, piagam, serta medali. Para pemenang di tiap kategori berhak atas hadiah uang pembinaan:
Selain itu, piagam penghargaan ditandatangani oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kulonprogo, yang bisa menjadi nilai tambah saat peserta melanjutkan sekolah.
Menabung Sejak Dini, UMKM Semakin Mandiri
Acara ini memiliki dua tujuan utama: membiasakan anak-anak menabung serta menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM. Setiap peserta diwajibkan memiliki rekening tabungan di Bank Kulon Progo. Bagi yang belum memiliki, Bank Kulon Progo memberikan subsidi pembukaan rekening sebesar Rp5.000 sebagai bentuk dukungan budaya menabung sejak usia dini.
Di sisi lain, voucher yang diberikan kepada seluruh peserta lomba dapat digunakan untuk berbelanja di stand UMKM, sehingga memberikan dampak langsung pada pertumbuhan usaha kecil di Kulon Progo.
10 UMKM Lokal Turut Meramaikan
Sebanyak 10 UMKM binaan Bank Kulon Progo ikut serta dalam acara ini, di antaranya Warung Maya, Ritz, Oppa, Cemal Cemil, Pawon Kembar, Bakso Mercon Huha Bunda Nugvi, Cimol Riko, Kedai Kak Okta, Laris Buah, dan KDK Cahaya Difa. Produk yang ditawarkan mulai dari makanan ringan, minuman sehat, hingga jajanan khas Kulon Progo yang mendapat sambutan hangat dari pengunjung.
Direktur Utama PT BPR Bank Kulonprogo (Perseroda) menyampaikan kegiatan ini bukan hanya lomba mewarnai, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan budaya menabung sejak dini serta dukungan nyata bagi UMKM lokal. "Dengan semangat kebersamaan, kami ingin agar anak-anak Kulonprogo tumbuh kreatif, gemar menabung, dan masyarakatnya semakin sejahtera melalui UMKM yang kuat.” katanya.
Pendaftaran peserta ditutup pada 2 Oktober 2025 setelah kuota terpenuhi. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan edukatif, kreatif, dan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Dengan semangat “Bank Kulonprogo untuk Masyarakat Kulon Progo”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggabungkan edukasi keuangan, kreativitas anak, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Ke depan, Bank Kulon Progo berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda tahunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.