Film Istimewa Gelar Special Screening, KOL dan Penonton Saksikan Awal
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
Istimewa
YOGYAKARTA–Di tengah meningkatnya kebutuhan internet di rumah, banyak masyarakat yang masih salah kaprah dalam memilih paket kecepatan. Akibatnya, biaya membengkak namun koneksi tidak optimal.
Peningkatan aktivitas digital, mulai dari sekolah daring, bekerja jarak jauh, hingga hiburan streaming, membuat koneksi internet menjadi kebutuhan utama. Namun, tidak semua pengguna menyadari bahwa jenis aktivitas dan jumlah perangkat di rumah sangat mempengaruhi kebutuhan kecepatan internet.
Head of Marketing Life Media, Fauzan Thoriq, menjelaskan, “Kalau hanya untuk browsing dan media sosial, kecepatan 30 Mbps sudah cukup. Untuk streaming film, meeting online, atau gaming, kisaran 50–100 Mbps lebih ideal. Sedangkan rumah dengan banyak perangkat aktif sekaligus sebaiknya memilih di atas 100 Mbps.”
Menurutnya, memilih paket yang tepat tidak hanya memberi kenyamanan, tapi juga menghindarkan pelanggan dari pengeluaran yang tidak perlu. Layanan internet berbasis fiber optik seperti yang disediakan Life Media menawarkan kecepatan hingga 200 Mbps dengan koneksi stabil dan dukungan layanan pelanggan yang siap membantu. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.