Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Beragam Keseruan
Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 resmi dibuka di Living World Denpasar pada 28 Oktober hingga 1 November, menghadirkan hiburan, aktivitas komunitas.
Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, S.I.Kom (berdiri) memaparkan materinya dalam bedah buku berjudul UMKM Naik Kelas: Dari Usaha Kecil Menuju Bisnis Berdaya Saing yang digelar di Beji, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, Kamis (9/4/2026).
Upaya mendorong peningkatan literasi masyarakat terus digencarkan melalui kegiatan bedah buku berjudul UMKM Naik Kelas: Dari Usaha Kecil Menuju Bisnis Berdaya Saing yang digelar di Beji, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, Kamis (9/4/2026).
Anggota DPRD DIY, Nur Subiyantoro, S.I.Kom mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi rutin bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY yang setiap tahun dianggarkan sebagai bagian dari penguatan literasi masyarakat. “Ini kegiatan yang setiap tahun kami anggarkan bersama DPAD DIY. Harapannya bisa diperluas sampai tingkat padukuhan dan kampung agar minat baca masyarakat meningkat,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan bedah buku, Kamis.
Ketua Komisi C DPRD DIY itu menilai peningkatan minat baca berdampak langsung terhadap pengembangan keterampilan masyarakat.
Menurut dia, dengan literasi yang lebih baik, warga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri, termasuk dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Buku yang dibedah ini relevan dengan program pemerintah dalam menumbuhkan UMKM. Dengan membaca, masyarakat bisa mengasah keterampilan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Sementara itu, Pustakawan Ahli Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto, menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendekatan noninfrastruktur, salah satunya lewat literasi. “Kami punya misi membangun masyarakat dari sisi intelektual. Literasi menjadi kunci untuk mendorong kesejahteraan,” ujarnya.
Dia menyebutkan, meskipun tingkat literasi di DIY relatif lebih baik dibanding sejumlah daerah lain, tetapi secara nasional masih tergolong rendah dan bahkan mengalami penurunan. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada berbagai aspek, termasuk kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, lewat kegiatan bedah buku, peserta didorong untuk kembali membiasakan membaca buku cetak.
Pasalnya, kata dia, berdasarkan sejumlah penelitian, membaca buku fisik dinilai lebih efektif dibandingkan membaca melalui gawai karena minim distraksi.
Selain itu, Hadi menambahkan, kebiasaan membaca dan menulis tangan juga memiliki manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko demensia.
“Kami berharap buku ini tidak hanya dibaca, tetapi juga dibagikan ke anggota keluarga, terutama anak-anak, agar budaya literasi tumbuh sejak dini,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 resmi dibuka di Living World Denpasar pada 28 Oktober hingga 1 November, menghadirkan hiburan, aktivitas komunitas.
Freeport meminta kejelasan prosedur ekspor emas terkait bea keluar 10% yang dinilai bertentangan dengan ketentuan IUPK perusahaan.
GIIAS Makassar 2026 menghadirkan 18 merek otomotif, terdiri dari 14 merek kendaraan penumpang dan empat merek sepeda motor.
PN Yogyakarta menjatuhkan hukuman 2-3 tahun penjara kepada 11 pengasuh Little Aresha, disertai denda Rp60 juta untuk setiap terdakwa.
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Prof Uceng mengajak massa aksi mengacungkan tiga jari dan meneriakkan revolusi di Titik Nol Jogja saat demonstrasi, Rabu (28/10/2026).