BEDAH BUKU: Saatnya Meng-upgrade Diri dengan Membaca

Media Digital
Media Digital Sabtu, 18 Juli 2026 05:02 WIB
BEDAH BUKU: Saatnya Meng-upgrade Diri  dengan Membaca

Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Muhammad Syafi’i (berdiri) memaparkan materinya dalam bedah buku Upgrade! Yang digelar di Graha BDS, Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja, Jumat (17/7)./ Harian Jogja - Anisatul Umah

JOGJA - Apabila berhenti menjadi lebih baik, sesungguhnya kita sedang berhenti menjadi baik. Ungkapan ini mengemuka dalam kegiatan bedah buku berjudul Upgrade! yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY di Graha BDS, Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja, Jumat (17/7).

Penulis buku Upgrade!, Solikhin Abu Izzudin, menyampaikan kapasitas diri dan integritas bisa meningkat dengan membaca. Dia pun mengibaratkan, dari mulanya hanya punya satu lampu, dengan membaca buku jadi ter-upgrade, lampunya banyak, sumber rezekinya pun banyak.

Dia mengajak untuk terus memperbaiki diri setiap waktu agar tidak tergilas oleh zaman. Mereka yang gagal mengatasi masalah dan gagal beradaptasi adalah lantaran tidak mau mengubah hambatan menjadi jembatan.

“Jika berhenti untuk menjadi lebih baik, maka sesungguhnya sedang berhenti menjadi baik,” ucapnya.

Solikhin mengatakan banyak orang kalah dalam hidupnya bukan karena tidak punya potensi, melainkan karena tidak tahu cara menemukan potensi, memanfaatkan potensi, dan menghasilkan potensi. Bukan karena tidak punya ilmu, melainkan karena tidak tahu cara mendayagunakan ilmu menjadi pintu kehidupan, pintu rezeki, pintu kebaikan, pintu keberhasilan, pintu persahabatan, dan pintu keberkahan.

“Ilmu adalah pintu, dan cara menggunakan ilmu adalah kuncinya.”

Praktisi, Indra Suryanto, menjelaskan sesuai dengan judulnya, tidak hanya meng-upgrade kemampuan membaca, tetapi juga skill membaca. Menurutnya, masyarakat membaca yang pendek-pendek saja.

“Belum tahu kebenaran yang dibaca sudah buru-buru membaginya ke orang lain. Setelah dibagi ternyata hoaks. Itulah, upgrade ini penting karena memang sudah menjadi tuntutan dinamika zaman,” ujar dia.

Beasiswa Prestasi

Oleh karena itulah, Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Muhammad Syafi’i, menyampaikan kegiatan bedah buku ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat dan daya baca, sehingga bisa meningkatkan budaya membaca.

Dalam kesempatan ini dia memaparkan berbagai peluang beasiswa prestasi. Menurutnya, tanpa rajin belajar dan membaca peluang ini mustahil diraih. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan bisa memberi motivasi.

“Ini untuk memotivasi, dadi monggo adik-adik harus rajin belajar, rajin membaca. Insyaallah banyak peluang, banyak jalan untuk kita menuju kesuksesan,” ujar dia.

Pustakawan Ahli Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto, mengatakan kegiatan bedah buku berjudul Upgrade! menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan minat baca dan daya baca. Dia menyampaikan daya baca Indonesia memang tidak sebaik beberapa negara lain. Salah satunya karena pengaruh media sosial yang menyajikan bacaan singkat-singkat. Jika hanya membaca teks yang pendek terus-menerus, maka tidak mendapatkan esensi dari bacaan tersebut.

Dewasa ini, menurutnya, kebanyakan masyarakat terbiasa membaca teks pendek.

“Anak-anak kita kalau tidak dilatih membaca teks yang lebih panjang, nanti khawatirnya tidak bisa menarik pesan utama dari sebuah bacaan,” kata dia. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online